BAB
I
PENDAHULUAN
A.
LATAR
BELAKANG MASALAH
Pariwisata merupakan salah satu sector pembangunan yang
saat ini sedang di galakkan oleh pemerintah. Hal ini di sebabkan, karena dengan
adanya pariwisata maka segala aspek yang ada di Negara kita ini menjadi lebih
berkembang terutama dalam hal kesenian, baik itu kesenian tradisional maupun
kesenian modern, dan melalui seni-seni inilah
yang di jadikan sebagai objek wisata dalam sebuah kepariwisataan dapat
mendatangkan devisa bagi Negara. Tujuan pengembangan pariwisata di Indonesia
terlihat dengan jelas dalam instruksi
Presisen Republik Indonesia No. 9
Thn 1969, khususnya Bab II Pasal 3, yang menyebutkan bahwa “ Usaha-us
aha
pengembangan pariwisata di Indonesia bersifat suatu pengembangan “ industry
pariwisata” dan merupakan bagian dari usaha pengembangan dan pembangunan serta
kesejahteraan masyarakat dan Negara “.
Berdasarkan Instruksi presiden
tersebut, dapat di katakan bahwa tujuan pengembangan pariwisata di Indonesia
adalah :
1. Meningkatkan
pendapatan devisa pada kususnya serta pendapatan Negara dan masyarakat pada
umumnya, poerluasan kesempatan kerja, dan mendorong kegiatan-kegiatan industry
sebagai penunjang dan industry industry lainya
sebagai sampingan
2. Memperkenalkan
dan mendayagunakan keindahan alam dan kebudayaan Indonesia
3. Meningkatkan
persaudaraan atau persahabatan nasional dan internasional.
Di samping
pengembangan kepariwisataan tersebut, pariwisata di Indonesia tidak terlepas
dari potensi yang di miliki oleh Indonesia itu sendiri, Potensi yang di miliki
oleh Indonesia itu adalah berupa keragaman budaya yang menarik yang nantinnya
dapat memunculkan minat para wisatawan untuk berkunjung ke lokasi tersebut.
Maka dari itulah untuk menjadikan pariwisata di Indonesia ini penuh dengan
warna maka di jadikanlah kesenian sebagai
salah satu unsure kebudayaan yang dapat memberikan warna terhadap
kepariwisataan di Indonesia.
B.
RUMUSAN
MASALAH
Berdasarkan latar belakang di atas,
masalah pokok yang berhubungan dengan pariwisata dan kesenian adalah
1. Menjelaskan
pengertian pariwisata dan kesenian ?
2. Bagaimana
hubungan pariwisata dan kesenian ?
3. Dampak
pariwisata terhadap kesenian sebagai salah satu unsure kebudayaan ?
C.
TUJUAN
Dalam pembuatan
makalah ini penulis mempunyai tujuan umum dan tujuan khusus. Tujuan umum
penulis dalam pembuatan makalah ini adalah untuk memenuhi tugas mata kuliah
Antropologi Pariwisata. Sedangkan tujuan khusus penulis dalam pembuatan makalah
ini adalah untuk menjelaskan kepada forum mengenai Pariwisata dan kesenian.
BAB II
PEMBAHASAN
A.
PENGERTIAN
PARIWISATA DAN KESENIAN
1
. PARIWISATA
Pariwisata adalah segala kegiatan dalam
masyarakat yang berhubungan dengan wisatawan. Kata wisata menyangkut pengertian
perjalanan, sedangkan pariwisata menyangkut pengertian perjalanan di tambah
dengan unsure jasa atau badan usaha yang nantinya dapat melayani para wisatan
yang datang ke lokasi wisata seperti adanya jasa trasportasi, akomodasi,
catering, hiburan dan pelayanan lainya. Sementara kepariwisataan adalah
mengandung aspek perjalanan, badan usaha, dan fungsi pemerintah.
Pariwisata dan
kepariwisataan adalah industry modern
yang kini berkembang dengan pesat. Ini semua terbukti, dengan adanya pandangan
dunia terhadap kepariwisataan yang memajukan pariwisata itu baik dari segi
pembangunan infrastuktur maupun suprastruktur. Hal ini terjadi karena dengan
memajukan dan mengembangkan pariwisata maka dapat mendatangkan devisa baik itu
bagi Negara maupun bagi masyarakat setempat melalui keuntungan yang bersumber
dari wisatawan local, maupun wisatawan mancanegara.
Pada masa
tradisional kita tau bahwa pariwisata belum lagi termasuk kedalam 7 unsur kebudayaan dan bahkan belum lagi
menjadi sebuah pranata dalam kehidupan masyarakat. Namun berhubungan dengan
kebutuhan manusia itu semakin banyak dan
masyarakat semakin maju, maka masuklah pariwisata sebagai sebuah kebutuhan
dasar manusia, yang di dalamnya terdapat beberapa aturan yang mengikat segala
prilaku masyarakat dalam berwisata. Maka dari itulah semenjak masuknya
pariwisata ke dalam unsure-unsur kebudayan , maka pariwisa juga termasuk ke
dalam sebuah pranata dalam kehidupan masyrakat, semakin banyaknya masyarakat
dan kebutuhanya maka pranta yang muncul juga akan semakin banyak.
2
. KESENIAN
Sebelum kita membahas lebih mendalam
mengenai kesenian ini, lebih baik kita terlebih dahulu mengetahui apa itu
kebudayaan ? karena konsep kesenian tidak akan terlepas jauh dari kebudayan
suatu suku bangsa. Kebudayaan adalah
merupakan suatu hasil cipta karsa, dan karya manusia dalam usaha meningkatkan
taraf hidup dan beradaptasi dengan lingkungan.
Batasan ini lebih di tekankan pada kenyataan bahwa manusialah yang mampu
menghasilkan kebudayaan, karena manusia merupakan makhluk hidup yang mempunyai
akal dan budi. Dari konsep kebudayaan ini,
maka terlahirlah kesenian
sebagai salah satu unsure yang terdapat dalam kebudayaan sebagai hasil ciptaan
manusia yang di jadikan sebagai objek wisata oleh dunia kepariwisataan guna
untuk mendatangkan devisa bagi Negara, tidak hanya bagi Negara saja tetapi juga
bagi masyarakat umum yang mengambil andil di dunia kepariwisataan seperti
mereka yang berdagang di lokasi wisata dapat mendatangkan keuntungan yang
besar, ini semua di sebabkan karena banyaknya pembeli di lokasi wisata. Pembeli
itu tidah hanya berasal dari masyarakat local saja tapi juga barasal dari
mancanegara.
Kesenian merupakan
salah satu hasil dari ciptaan manusia yang termasuk ke dalam unsure kebudayaan
yaitu seni tari, seni music dan seni
rupa yang di perkenalkan kepada para wisatawan melalui adalanya kepariwisataan.
Seperti seni tari dan seni music yang di jadikan sebagai atraksi wisata atau
objek wisata yang di pentaskan, guna untuk memperkenalkan kebudayaan kita
kepada para wisatawan local maupun mancanegara.
Negara Indonesia
adalah Negara kita yang kaya akan keragaman budaya, sehingga dapat menggugah
hati para wiasatawan baik itu local maupun mancanegara untuk berkunjung ke
Negara kita dengan tujuan untuk menikmati atraksi-atraksi wisata yang tersedia
di setiap tempat objek wkisata . Sehingga dengan banyaknya wisatawan yang
datang maka akan bisa membawa keuntungan besar bagi Negara kita sendiri. Maka
dari itulah di butuhkan peran bagi kita semua sebagai masyarakat penghuni
Negara Indonesia di harapkan mampu untuk melestarikan kebudayaan kita baik itu
kebudayaan tradisional, maupun kebudayaan moderen.
B.
HUBUNGAN
PARIWISATA DAN KESENIAN
Pariwisata dan seni adalah
merupakan dua kegiatan yang saling memiliki keterkaitan yang sangat kuat,
dimana kalau tidak adanya pariwisata maka seni sebagai salah satu unsure
kebudayaan yang di jadikan sebagai sebuah objek wisata atau atraksi wisata
tidak akan pernah berkembang. Hal ini
disebabkan karena pariwisata adalah sebuah wadah atau tempat dimana seni
tersebut di kembangkan contohnya saja seni tari, seni music dan seni rupa yang
di kembangkan dalam sebuah dunia kepariwisataan dalam bentuk pementasan, guna
untuk memperkenalkan salah satu unsure kebudayaan kita ke masyarakat luas atau
mancanegara. Selain berguna untuk memperkenalkan kebudayaan kita kepada pihak
lain, pertunjukan seni ini juga bisa mendatangkan keuntungan devisa bagi Negara
dan masyarakat setempat. Semakin lama wisatawan
menikmati dan tinggal di Negara kita, maka semakin banyak lah keuntungan
yang kita peroleh dari wisatawan tersebut. Maka dari itulah kita sebagai
penghuni Negara kita sendiri, kita harus melestarikan kebudayaan kita dan
jangan membiarkan kebudayaan kita itu mati begitu saja. Kalau salah satu unsure
kebudayaan kita sudah tidak di fungsi kan lagi, maka akan mengurangi minat para
wisataan untuk berkunjung ke Negara kita.
Sebelum suatu
kesenian atau unsure kebudayaan itu di masukkan ke dalam dunia kepariwisataan
maka terlebih dahulu kita menanamkan nilai-nilai kebudayaan dalam masyarakat
yaitu melalui pendidikan, karena dengan pendidikanlah pola pikir dan cara
pandang seseorang dapat di bentuk. Bila pengembangan kesenian atau unsure
kebudayaan dalam dunia kepariwisataan
tidak di dukung oleh sector pendidikan maka unsure kebudayaan yang
berkembang itu akan kehilangan esensinya, identitas, jati diri dan hakekatnya.
Contonya saja pertunjukan seni tari tradisional, yang dahulunya di gunakan
sebagai sebuah upacara adat atau ritual ke agamaan yang bersifat suci atau
sacral, namun sekarang setelah masuk dan berkembangnya kesenian ke dalam dunia
kepariwisataan menjadikan perubahan fungsi dan makna dari seni tersebut. Maka
dari itulah sebelum kita merekrut atau memasukan kesenian ke dalam dunia
kepariwisataan sebagai salah satu objek wisata atau atraksi wisata maka di
perlukanlah penanaman nilai, baik itu nilai moral, social, dan agama melalui
dunia pendidikan. Kalau kita sudah memiliki nilai-nilai dalam diri kita, maka
insyaalalh seni yang kita jadikan sebagai objek wisata, tidak akan beralih
fungsi atau maknanya.
C.
DAMPAK
PARIWISATA TERHADAP KESENIAN SEBAGAI UNSUR KEBUDAYAAN
Pariwisata sebagai
suatu fenomena yang terdiri dari
berbagai aspek, tentu akan berpengaruh terhadap aspek-aspek yang ada di
dalamnya, termasuk kesenian sebagai unsure kebudayaan yang merupakan salah satu
aspek pariwisata yang di jadikan sebagai sebuah objek wisata atau atraksi
wisata bagi dunia kepariwisataan, dan tentu saja pariwisata ini akan membawa
dampak terhadap seni atau budaya yang bersangkutan, tidak hanya membawa dampak
positif terhadap seni atau budaya di Negara kita, namun juga membawa dampak
negative.
Berikut
ini dampak positif pariwisata terhadap seni sebagai salah satu unsure budaya :
1. Dengan
adanya pariwisata yang menjadikan seni sebagai suatu objek wisata maka dapat
mengakibatkan terjadinya akulturasi
budaya atau masuknya kebudayaan baru ke Negara kita, tanpa meninggalkan
kebudayaan lama. Hal ini terjadi karena adanya interaksi masyarakat local
dengan wisatawan mancanegara.
Contohnya
: peniruan sikap,tingkah kalu dan pakaian dari para wisatawan yang datang.
2. Dengan
adanya pariwisata maka kita dapat memperkenalkan
salah satu unsure dari kebudayaan asli yang kita miliki yaitu kesenian kepada
para wisatawan sehingga menjadi lebih berkembang dari pada sebelumnya.
3. Dengan
adanya pariwisata yang menjadikan kesenian sebagai objek atau ataraksi wisata,
maka dapat menumbuhkan minat generasi
muda untuk melestarikan kebudayaan mereka sendiri terutama dalam bidang
seni, mereka berusaha menjadikan seni itu sebagai suatu atraksi yang sangat
menarik para wisatawan asing dalam menyaksikan pertunjukan tersebut.
4.
Dengan adanya
pariwisata dapat memunculkan lapangan
kerja baru yang dapat menambah
keuntungan bagi masyarakat yang berada di lokasi wisata dan bisa membantu ekonomi keluarga.
5. Dengan
adanya pariwisata yang menjadikan kesenian sebagai objek wisata, dapat
mengakibatkan terjadinya tukar menukar
cerita mengenai kebudayaan antara wisatawan dengan masyarakat local
Maksutnya :
Wisatawan yang datang ke lokasi wisata dia berinteraksi dengan masyarakat local
dan menanyakan mengenai kebudayaan yang ada di lokasi wisata ini, kemudian
masyarakat local memberitahukan kebudayaan yang ada dalam wisata tersebut,
begitu juga dengan masyarakat local pada
saat dia berinteraksi dengan wisatawan yang datang dia juga menanyakan objek-objek wisata yang
ada di daerah asal wisatawan berada.
Sedangkan
dampak negative pariwisata terhadap seni sebagaiunsur kebudayaan adalah:
1. Disamping
pariwisata dapat mengembangkan dan melestarikan kebudayaan, sering juga terjadi
sebaliknya yaitu tereksploitasinya
kebudayaan secara berlebihan demi kepentingan pariwisata, tentu hal ini akan berdampak negative terhadap
perkembangan kebudayaan, ini sering terjadi karena komersialisasi kebudayaan dalam pariwisata artinya memfungsikan
pola-pola kebudayaan seperti kesenian, tempat-tempat sejarah, adat istiadat,
dan monument-monumen di luar fungsi utamanya demi kepentingan pariwisata.
2. Dengan
adanya pariwisata yang menjadikan kesenian sebagai objek wisata dapat
menyebabkan perubahan fungsi terhadap makna
kesenian tersebut atau terjadinya penitisan
makna, yang dulunya sacral atau suci,
tapi sekarang setelah di pertontonkan di setiap acara atau festival yang
dianggap bisa memperkrnalkan kebudayaan kita kepada orang lain tapi di balik
itu malah menghilangkan fungsi dan makna dari kebudayaan itu sendiri, yang
biasanya hanya di lakukakan pada saat upacara atau ritual saja namun sekarang
sudah di pertontonkan pada semua khalayak umum.
BAB
III
PENUTUP
A.
KESIMPULAN
Berdasarkan makalah
yang kami buat, kami dapat menyimpulakan bahwa antara pariwisata dan kesenian
adalah dua kegiatan yang saling berkaitan satu sama lainya. Dimana pariwisata
membutuhkan kesenian sebagai salah satu unsure kebudayaan yang dapat di jadikan
sebagai objek wisata, atraksi wisata atau daya tarik wisata agar daerah wisata
rame di kunjungi oleh para wisatawan, baik itu wisatawan local maupun wisatawan
mancanegara.
Dan begitu juga
dengan kesenian yang menjadikan pariwisata sebagai salah satu tempat untuk seni
itu berkembang dan di kenal oleh banyak orang, karena tanpa adanya dunia
kepariwisataan maka seni sebagai salah satu budaya Negara kita mungkin tidak di
kenal oleh orang, jika tidak di kenal oleh orang itu menandakan kebudayaan kita
tidak berkembang dan lama-kelamaan budaya yang kita ciptakan itu akan hilang
atau mati.
B.
SARAN
Setelah kita mengetahui kalau pariwisata
itu berkaitan dengan kesenian, yang membuktikan bahwa tanpa adanya pariwisata
maka kesenian sebagai unsure kebudayaan tidak akan berjalan, begitu juga dengan
pariwisata, tanpa adanya kesenian sebagai objek atau atraksi wisata yang akan di
kunjungi oleh para wisatawan, maka daerah wisata tersebut akan sepi di kunjungi
oleh para wisatawan, karena menurut mereka tidak ada atraksi yang bisa membuat
mereka tertarik.
Maka
kami menyarankan,
kita sebagai generasi kedepanya agar kebudayaan kita tetap lestari kita harus
menjaganya, jangan sampai kebudayaan kita yang dahulunya sacral atau suci
hilang begitu saja karena di masukan sebagai sebuah objek wisata, Selain itu
kita juga harus mampu untuk menempatkan unsure kebudayaan yang mana yang pantas
untuk di jadikan sebagai objek wisata.
Thanks banget Kak~ *bow *cium peluk
BalasHapus