Sabtu, 03 Maret 2012

PARIWISATA DAN KESENIAN


BAB I
PENDAHULUAN

A.    LATAR BELAKANG MASALAH

Pariwisata  merupakan salah satu sector pembangunan yang saat ini sedang di galakkan oleh pemerintah. Hal ini di sebabkan, karena dengan adanya pariwisata maka segala aspek yang ada di Negara kita ini menjadi lebih berkembang terutama dalam hal kesenian, baik itu kesenian tradisional maupun kesenian modern, dan melalui seni-seni inilah  yang di jadikan sebagai objek wisata dalam sebuah kepariwisataan dapat mendatangkan devisa bagi Negara. Tujuan pengembangan pariwisata di Indonesia terlihat dengan jelas dalam instruksi Presisen Republik Indonesia No. 9 Thn 1969, khususnya Bab II Pasal 3, yang menyebutkan bahwa “ Usaha-us
aha pengembangan pariwisata di Indonesia bersifat suatu pengembangan “ industry pariwisata” dan merupakan bagian dari usaha pengembangan dan pembangunan serta kesejahteraan masyarakat dan Negara “.

Berdasarkan Instruksi presiden tersebut, dapat di katakan bahwa tujuan pengembangan pariwisata di Indonesia adalah :
1.      Meningkatkan pendapatan devisa pada kususnya serta pendapatan Negara dan masyarakat pada umumnya, poerluasan kesempatan kerja, dan mendorong kegiatan-kegiatan industry sebagai  penunjang dan industry industry lainya sebagai sampingan
2.      Memperkenalkan dan mendayagunakan keindahan alam dan kebudayaan Indonesia
3.      Meningkatkan persaudaraan atau persahabatan nasional dan internasional.

Di samping pengembangan kepariwisataan tersebut, pariwisata di Indonesia tidak terlepas dari potensi yang di miliki oleh Indonesia itu sendiri, Potensi yang di miliki oleh Indonesia itu adalah berupa  keragaman budaya yang menarik yang nantinnya dapat memunculkan minat para wisatawan untuk berkunjung ke lokasi tersebut. Maka dari itulah untuk menjadikan pariwisata di Indonesia ini penuh dengan warna maka di jadikanlah kesenian sebagai salah satu unsure kebudayaan yang dapat memberikan warna terhadap kepariwisataan di Indonesia.

B.     RUMUSAN MASALAH

Berdasarkan latar belakang di atas, masalah pokok yang berhubungan dengan pariwisata dan kesenian adalah

1.      Menjelaskan pengertian pariwisata dan kesenian ?
2.      Bagaimana hubungan pariwisata dan kesenian ?
3.      Dampak pariwisata terhadap kesenian sebagai salah satu unsure kebudayaan ?

C.    TUJUAN

Dalam pembuatan makalah ini penulis mempunyai tujuan umum dan tujuan khusus. Tujuan umum penulis dalam pembuatan makalah ini adalah untuk memenuhi tugas mata kuliah Antropologi Pariwisata. Sedangkan tujuan khusus penulis dalam pembuatan makalah ini adalah untuk menjelaskan kepada forum mengenai Pariwisata dan kesenian.
















BAB II
PEMBAHASAN

A.    PENGERTIAN PARIWISATA DAN KESENIAN

1 . PARIWISATA

            Pariwisata adalah segala kegiatan dalam masyarakat yang berhubungan dengan wisatawan. Kata wisata menyangkut pengertian perjalanan, sedangkan pariwisata menyangkut pengertian perjalanan di tambah dengan unsure jasa atau badan usaha yang nantinya dapat melayani para wisatan yang datang ke lokasi wisata seperti adanya jasa trasportasi, akomodasi, catering, hiburan dan pelayanan lainya. Sementara kepariwisataan adalah mengandung aspek perjalanan, badan usaha, dan fungsi pemerintah.

Pariwisata dan kepariwisataan adalah  industry modern yang kini berkembang dengan pesat. Ini semua terbukti, dengan adanya pandangan dunia terhadap kepariwisataan yang memajukan pariwisata itu baik dari segi pembangunan infrastuktur maupun suprastruktur. Hal ini terjadi karena dengan memajukan dan mengembangkan pariwisata maka dapat mendatangkan devisa baik itu bagi Negara maupun bagi masyarakat setempat melalui keuntungan yang bersumber dari wisatawan local, maupun wisatawan mancanegara.

Pada masa tradisional kita tau bahwa pariwisata belum lagi termasuk kedalam  7 unsur kebudayaan dan bahkan belum lagi menjadi sebuah pranata dalam kehidupan masyarakat. Namun berhubungan dengan kebutuhan manusia itu semakin banyak  dan masyarakat semakin maju, maka masuklah pariwisata sebagai sebuah kebutuhan dasar manusia, yang di dalamnya terdapat beberapa aturan yang mengikat segala prilaku masyarakat dalam berwisata. Maka dari itulah semenjak masuknya pariwisata ke dalam unsure-unsur kebudayan , maka pariwisa juga termasuk ke dalam sebuah pranata dalam kehidupan masyrakat, semakin banyaknya masyarakat dan kebutuhanya maka pranta yang muncul juga akan semakin banyak.


2 . KESENIAN

            Sebelum kita membahas lebih mendalam mengenai kesenian ini, lebih baik kita terlebih dahulu mengetahui apa itu kebudayaan ? karena konsep kesenian tidak akan terlepas jauh dari kebudayan suatu suku bangsa. Kebudayaan adalah merupakan suatu hasil cipta karsa, dan karya manusia dalam usaha meningkatkan taraf hidup dan beradaptasi dengan lingkungan.  Batasan ini lebih di tekankan pada kenyataan bahwa manusialah yang mampu menghasilkan kebudayaan, karena manusia merupakan makhluk hidup yang mempunyai akal dan budi. Dari konsep kebudayaan ini,  maka terlahirlah kesenian sebagai salah satu unsure yang terdapat dalam kebudayaan sebagai hasil ciptaan manusia yang di jadikan sebagai objek wisata oleh dunia kepariwisataan guna untuk mendatangkan devisa bagi Negara, tidak hanya bagi Negara saja tetapi juga bagi masyarakat umum yang mengambil andil di dunia kepariwisataan seperti mereka yang berdagang di lokasi wisata dapat mendatangkan keuntungan yang besar, ini semua di sebabkan karena banyaknya pembeli di lokasi wisata. Pembeli itu tidah hanya berasal dari masyarakat local saja tapi juga barasal dari mancanegara.

Kesenian  merupakan salah satu hasil dari ciptaan manusia yang termasuk ke dalam unsure kebudayaan yaitu  seni tari, seni music dan seni rupa yang di perkenalkan kepada para wisatawan melalui adalanya kepariwisataan. Seperti seni tari dan seni music yang di jadikan sebagai atraksi wisata atau objek wisata yang di pentaskan, guna untuk memperkenalkan kebudayaan kita kepada para wisatawan local maupun mancanegara.

Negara Indonesia adalah Negara kita yang kaya akan keragaman budaya, sehingga dapat menggugah hati para wiasatawan baik itu local maupun mancanegara untuk berkunjung ke Negara kita dengan tujuan untuk menikmati atraksi-atraksi wisata yang tersedia di setiap tempat objek wkisata . Sehingga dengan banyaknya wisatawan yang datang maka akan bisa membawa keuntungan besar bagi Negara kita sendiri. Maka dari itulah di butuhkan peran bagi kita semua sebagai masyarakat penghuni Negara Indonesia di harapkan mampu untuk melestarikan kebudayaan kita baik itu kebudayaan tradisional, maupun kebudayaan moderen.


B.     HUBUNGAN PARIWISATA DAN KESENIAN

Pariwisata dan seni adalah merupakan dua kegiatan yang saling memiliki keterkaitan yang sangat kuat, dimana kalau tidak adanya pariwisata maka seni sebagai salah satu unsure kebudayaan yang di jadikan sebagai sebuah objek wisata atau atraksi wisata tidak akan pernah berkembang.  Hal ini disebabkan karena pariwisata adalah sebuah wadah atau tempat dimana seni tersebut di kembangkan contohnya saja seni tari, seni music dan seni rupa yang di kembangkan dalam sebuah dunia kepariwisataan dalam bentuk pementasan, guna untuk memperkenalkan salah satu unsure kebudayaan kita ke masyarakat luas atau mancanegara. Selain berguna untuk memperkenalkan kebudayaan kita kepada pihak lain, pertunjukan seni ini juga bisa mendatangkan keuntungan devisa bagi Negara dan masyarakat setempat. Semakin lama wisatawan  menikmati dan tinggal di Negara kita, maka semakin banyak lah keuntungan yang kita peroleh dari wisatawan tersebut. Maka dari itulah kita sebagai penghuni Negara kita sendiri, kita harus melestarikan kebudayaan kita dan jangan membiarkan kebudayaan kita itu mati begitu saja. Kalau salah satu unsure kebudayaan kita sudah tidak di fungsi kan lagi, maka akan mengurangi minat para wisataan untuk berkunjung ke Negara kita.

Sebelum suatu kesenian atau unsure kebudayaan itu di masukkan ke dalam dunia kepariwisataan maka terlebih dahulu kita menanamkan nilai-nilai kebudayaan dalam masyarakat yaitu melalui pendidikan, karena dengan pendidikanlah pola pikir dan cara pandang seseorang dapat di bentuk. Bila pengembangan kesenian atau unsure kebudayaan dalam dunia kepariwisataan  tidak di dukung oleh sector pendidikan maka unsure kebudayaan yang berkembang itu akan kehilangan esensinya, identitas, jati diri dan hakekatnya. Contonya saja pertunjukan seni tari tradisional, yang dahulunya di gunakan sebagai sebuah upacara adat atau ritual ke agamaan yang bersifat suci atau sacral, namun sekarang setelah masuk dan berkembangnya kesenian ke dalam dunia kepariwisataan menjadikan perubahan fungsi dan makna dari seni tersebut. Maka dari itulah sebelum kita merekrut atau memasukan kesenian ke dalam dunia kepariwisataan sebagai salah satu objek wisata atau atraksi wisata maka di perlukanlah penanaman nilai, baik itu nilai moral, social, dan agama melalui dunia pendidikan. Kalau kita sudah memiliki nilai-nilai dalam diri kita, maka insyaalalh seni yang kita jadikan sebagai objek wisata, tidak akan beralih fungsi atau maknanya.

C.    DAMPAK PARIWISATA TERHADAP KESENIAN SEBAGAI UNSUR KEBUDAYAAN

Pariwisata sebagai suatu fenomena yang terdiri dari  berbagai aspek, tentu akan berpengaruh terhadap aspek-aspek yang ada di dalamnya, termasuk kesenian sebagai unsure kebudayaan yang merupakan salah satu aspek pariwisata yang di jadikan sebagai sebuah objek wisata atau atraksi wisata bagi dunia kepariwisataan, dan tentu saja pariwisata ini akan membawa dampak terhadap seni atau budaya yang bersangkutan, tidak hanya membawa dampak positif terhadap seni atau budaya di Negara kita, namun juga membawa dampak negative.

Berikut ini dampak positif pariwisata terhadap seni sebagai salah satu unsure budaya :

1.      Dengan adanya pariwisata yang menjadikan seni sebagai suatu objek wisata maka dapat mengakibatkan terjadinya akulturasi budaya atau masuknya kebudayaan baru ke Negara kita, tanpa meninggalkan kebudayaan lama. Hal ini terjadi karena adanya interaksi masyarakat local dengan wisatawan mancanegara.
Contohnya : peniruan sikap,tingkah kalu dan pakaian dari para wisatawan yang datang.
2.      Dengan adanya pariwisata maka kita dapat memperkenalkan salah satu unsure dari kebudayaan asli yang kita miliki yaitu kesenian kepada para wisatawan sehingga menjadi lebih berkembang dari pada sebelumnya.
3.      Dengan adanya pariwisata yang menjadikan kesenian sebagai objek atau ataraksi wisata, maka dapat menumbuhkan minat generasi muda untuk melestarikan kebudayaan mereka sendiri terutama dalam bidang seni, mereka berusaha menjadikan seni itu sebagai suatu atraksi yang sangat menarik para wisatawan asing dalam menyaksikan pertunjukan tersebut.
4.      Dengan adanya pariwisata dapat memunculkan lapangan kerja baru yang dapat  menambah keuntungan bagi masyarakat yang berada di lokasi wisata dan bisa membantu ekonomi keluarga.
5.      Dengan adanya pariwisata yang menjadikan kesenian sebagai objek wisata, dapat mengakibatkan terjadinya tukar menukar cerita mengenai kebudayaan antara wisatawan dengan masyarakat local
Maksutnya : Wisatawan yang datang ke lokasi wisata dia berinteraksi dengan masyarakat local dan menanyakan mengenai kebudayaan yang ada di lokasi wisata ini, kemudian masyarakat local memberitahukan kebudayaan yang ada dalam wisata tersebut, begitu juga  dengan masyarakat local pada saat dia berinteraksi dengan wisatawan yang datang  dia juga menanyakan objek-objek wisata yang ada di daerah asal wisatawan berada.

Sedangkan dampak negative pariwisata terhadap seni sebagaiunsur kebudayaan adalah:

1.      Disamping pariwisata dapat mengembangkan dan melestarikan kebudayaan, sering juga terjadi sebaliknya yaitu tereksploitasinya kebudayaan secara berlebihan demi kepentingan pariwisata, tentu hal ini akan berdampak negative terhadap perkembangan kebudayaan, ini sering terjadi karena komersialisasi kebudayaan dalam pariwisata artinya memfungsikan pola-pola kebudayaan seperti kesenian, tempat-tempat sejarah, adat istiadat, dan monument-monumen di luar fungsi utamanya demi kepentingan pariwisata.
2.      Dengan adanya pariwisata yang menjadikan kesenian sebagai objek wisata dapat menyebabkan perubahan fungsi terhadap makna kesenian tersebut atau terjadinya penitisan makna, yang dulunya sacral atau suci, tapi sekarang setelah di pertontonkan di setiap acara atau festival yang dianggap bisa memperkrnalkan kebudayaan kita kepada orang lain tapi di balik itu malah menghilangkan fungsi dan makna dari kebudayaan itu sendiri, yang biasanya hanya di lakukakan pada saat upacara atau ritual saja namun sekarang sudah di pertontonkan pada semua khalayak umum.





BAB III
PENUTUP

A.    KESIMPULAN

Berdasarkan makalah yang kami buat, kami dapat menyimpulakan bahwa antara pariwisata dan kesenian adalah dua kegiatan yang saling berkaitan satu sama lainya. Dimana pariwisata membutuhkan kesenian sebagai salah satu unsure kebudayaan yang dapat di jadikan sebagai objek wisata, atraksi wisata atau daya tarik wisata agar daerah wisata rame di kunjungi oleh para wisatawan, baik itu wisatawan local maupun wisatawan mancanegara.
Dan begitu juga dengan kesenian yang menjadikan pariwisata sebagai salah satu tempat untuk seni itu berkembang dan di kenal oleh banyak orang, karena tanpa adanya dunia kepariwisataan maka seni sebagai salah satu budaya Negara kita mungkin tidak di kenal oleh orang, jika tidak di kenal oleh orang itu menandakan kebudayaan kita tidak berkembang dan lama-kelamaan budaya yang kita ciptakan itu akan hilang atau mati.

B.     SARAN

       Setelah kita mengetahui kalau pariwisata itu berkaitan dengan kesenian, yang membuktikan bahwa tanpa adanya pariwisata maka kesenian sebagai unsure kebudayaan tidak akan berjalan, begitu juga dengan pariwisata, tanpa adanya kesenian sebagai objek atau atraksi wisata yang akan di kunjungi oleh para wisatawan, maka daerah wisata tersebut akan sepi di kunjungi oleh para wisatawan, karena menurut mereka tidak ada atraksi yang bisa membuat mereka tertarik.
Maka  kami menyarankan, kita sebagai generasi kedepanya agar kebudayaan kita tetap lestari kita harus menjaganya, jangan sampai kebudayaan kita yang dahulunya sacral atau suci hilang begitu saja karena di masukan sebagai sebuah objek wisata, Selain itu kita juga harus mampu untuk menempatkan unsure kebudayaan yang mana yang pantas untuk di jadikan sebagai objek wisata.

1 komentar: